greenworld

SUDAH BANYAK YANG MEMBUKTIKAN PESAN PRODUK KAMI KE SAYA SUROTO 081395031008 DAN TERBUKTI JOS, SEKARANG GILIRAN ANDA PESAN KOPI CINTA INI KARENA HAMPIR SEMUANYA PERNAH MENGALAMI PENURUNAN GAIRAH DENGAN PASANGANNYA, KALO ISTRI SENANG HATI SEORANG PRIA LEGA , YES YES YES


Minggu, 30 Oktober 2011

PROPOLIS GOLD

PROPOLIS GOLD

DOUBLE DYNAMIC PROPOLIS GOLD
 
 
ddn prop
PROPOLIS GOLD
Sama dengan Dynamic Propolis Nano Propolis Gold mempunyai efek yang sama dalam penyembuhan luka luar maupun penyakit dalam. Hanya Teknologi pengolahan / pengekstrakan saja yang membedakan.
ddn prop
New Propolis Gold : Kehadiran Dynamic Nano Propolis Dari PT. DDN pada tahun 2009 alhamdulillah dapat diterima dengan baik dan antusias. Sebagai perusahaan kami perlu juga memperhatikan masyarakat lain yang juga membutuhkan suplement ini (propolis), dengan kualitas baik dan harga terjangkau.
Untuk itu kami mengeluarkan Dynamic Propolis Gold dengan kualitas propolis No. 2 dan tanpa mengurangi kualitas standar propolis kami dan manfaatnya.
Berikut ini beberapa jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi Dynamic Gold Propolis, Yaitu :
Sistem Organ
Nama Penyakit
Susunan sistem syaraf
Depresi dan insomnia
Saluran pernapasan
Bronkitis, asma, radang tenggorokan, influenza, flu burung, pneumonia kronis dan spesifik, kanker tenggorokan dan hidung.
Gigi dan Mulut
Karies gigi, radang gusi, dan plak gigi .
Saluran pencernaan
Diverticulitis, maag(gastritis), tukak lambung, dan kolitis atau radang usus besar.
Ginjal dan saluran kemih
Infeksi saluran kemih
Kulit
Luka bakar, jerawat, kutil, eksem, herpes, neurodematitis, ulkus dekubitus, mycosis(infeksi jamur), psoriasis, dan cacar air(varisela).
Jantung dan pembuluh darah
Penyakit jantung koroner, arteriosklerosis(atherosclerosis), hipertensi, dan radang sendi.
Tulang dan Otot
Regenerasi Tulang .
Mata
Katarak, infeksi mata, iritasi, dan luka disekitar mata.
Telinga hidung tenggorokan
Infeksi THT.
Darah
Anemia (kurang darah) .
Hati
Hepatitis Virus .
Reproduksi
Keputihan, Endome triosis, dan radang prostat.
Penyakit Sistemik
TB, kanker dan HIV .
Penyakit Endokrin
Diabetes Mellitus .
Penyakit Infeksi
Penyakit Infeksi Virus, Penyakit infeksi bakteri dan penyakit infeksi jamur.

Petunjuk Penggunaan :
  1. Dengan perbandingan 10 kg berat badan = 1 tetes.
  2. Untuk yang sehat dosis pemakaian 2-3 tetes sebanyak 3x/hari
  3. Untuk yang sakit 3-4x sehari (sesusai dengan berat badan)
  4. Banyak minum air putih bersih dan steril
  5. Bagi wanita hamil kandungan harus lebih dari 4 bulan
  6. Bagi yang berusia 70 tahun lebih, pakai dosis terendah(1 tetes)

Cara minum :
  1. Teteskan propolis ke dalam air minum 1/4 atau 1/2 gelas atau 100-200cc air (kecuali air kopi).
  2. Aduk dengan sendok plastik (jangan menggunakan sendok dan gelas dari bahan logam atau seng)
  3. Dapat dicampur dengan madu, royal jelly, bee polen, atau untuk anak dapat dicampur dengan susu
"....dan dari perutnya lebah keluar minuman yang beraneka warnanya disana ada obat untuk manusia. (QS An Nahl : 69)
"Pasien yang mengidap penyakit Hyperlipidemia (Kandungan lemak tinggi dalam darah) akan menurun serta memberi Manfaat juga terhadap pasien yang menderita arterioclerosis setelah diberi propolis selama 30 hari”.
(DR. FANG CHU dari Worker’s Hospital Lien Yu Kang, Jiangsu, China)
"Propolis merupakan Anti Biotik Alami yang dapat melawan berbagai penyakit tanpa efek samping. Menurut penelitian sarang lebah jauh lebih steril dari ruang operasi rumah sakit“.
(ROY KUPENSEL,MD dari Maitland, Florida)
"Propolis menyimpan kekuatan anti bakteri walaupun setelah beberapa tahun disimpan dalam keadaan sempurna”
(KIVALKINA dari Rusia)
(Majalah Anti Biotic).
" Dalam propolis terdapat CAFE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan CAFE 5 mg selama 6 bulan dapat mereduksi sel kanker hingga 50%”.
(Lembaga Riset Kanker Colombia,
Amerika Serikat,1991)
 
"Mempergunakan propolis untuk mengobati pasien sakit gigi, gusi dan penyakit mulut lainnya”.
(PHILLIP WANDER seorang Dokter Gigi)
"Mempergunakan propolis untuk penyembuhan luka-luka borok, sehat dalam tiga hari”.
Dr. FRANZ K. FLEKS (Austria)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar